Ini Alasan Brunei Larang Perayaan Natal di Ruang Publik


 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXoK6eCizkutxIVTJNCy3DWcLoe_9J4N8dm1CmztFY41aqISy79e8CC84FsSd6K0Y8SwylHa1W6rj3K4zE8gxud8vWsF7rKzNeT0ZIi-KkZVmPY6ZxGcaKKWMCXNv2X_ejkO81y8nKoL8/s1600/HassanalBolkiah.jpg

BRUNEI Darussalam secara resmi melarang perayaan Natal umat Kristen di Negara itu dalam wilayah public. Pemerintah Brunei memperbolehkan umat Kristen merayakan Natal, namun hanya terbatas di komunita sendiri, dan mereka harus terlebih dahulu memberitahukan otoritas.

“Langkah-langkah penegakan ini dimaksudkan untuk mengontrol tindakan merayakan Natal secara berlebihan dan terbuka, yang bisa merusak aqidah (keyakinan) dari komunitas Muslim,” demikian dilansir oleh Kementrian Agama Brunei seperti dikutip dari Telegraph.

Menurut kementrian agama Brunei, peringatan Natal dengan memasang dekorasi yang meriah atau menyanyikan lagu-lagu bisa mengancam iman kaum Muslimin di negara itu.
LihatTutupKomentar